Oktober 7, 2026
PowerPoint Infographics Sampler

"Inovasi membedakan antara seorang pemimpin dan pengikut." — Steve Jobs

(TUBERKIT) Jenderal Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) pada 27 Januari 2021. Sekitar 5 tahun, 8 bulan, dan 4 hari (2.073 hari), yang menjadikannya Kapolri dengan masa jabatan terlama di era Reformasi.

Baca Juga: Lewat Persembahan Emas Dari Desak: Indonesia Capai Target 4 Emas Pada Ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Dan tiba saatnya hari ini, pergantian pucuk pimpinan Polri, yang terjadi super cepat ini. Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan Komjen Pol Suyudi Ario Seto.

Melalui Surat Presiden (Surpres) Nomor R57/Pres/09/2026 tertanggal 30 September 2026 yang diterima oleh pimpinan DPR RI pada Kamis, 1 Oktober 2026, Komisi III DPR RI langsung menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada hari yang sama di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026) pagi.

Uji kelayakan tersebut dibuka untuk umum. Dan di akhir rapat, Habiburokhman yang adalah Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), meminta persetujuan anggota.

“Apakah secara aklamasi dapat disetujui?” tanya Habiburokhman yang langsung dijawab kompak “Setuju” oleh seluruh fraksi.

Baca Juga: Proses Pembongkaran Bangunan Klaster Mewah di Lapas Cibinong: Bangunan Tanpa Izin Dan Tidak Terdaftar Sebagai BMN, Serta Adanya Dugaan Menghilangkan Barang Bukti

Dengan ini, proses di tingkat Komisi III dinyatakan selesai. Hasilnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI hari ini yang dipimpin Ketua DPR Puan Maharani untuk pengesahan pemberhentian Listyo Sigit dengan hormat dan pengangkatan Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru.

Profil Singkat Kapolri Baru

Suyudi Ario Seto bukan sosok baru. Perwira kelahiran Pandeglang, 14 Juli 1973, lulusan Akpol 1994 ini dikenal luas sebagai perwira berdarah reserse dengan rekam jejak panjang dalam pengungkapan kasus hukum berskala besar.

Rekam jejaknya cukup mentereng. Beliau pernah menjadi Kanit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, Wakapolda Metro Jaya, hingga Kapolda Banten pada 2024-2025 sebelum dilantik Presiden Prabowo sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025.

Satu dari sekian banyaknya prestasi Komjen Pol Suyudi Ario Seto adalah, saat menjabat Kepala BNN, ia memimpin operasi besar penggagalan penyelundupan 2 ton sabu internasional senilai Rp5 triliun, penangkapan buronan interpol di Kamboja, serta penyitaan 1,2 ton ketamin di Kepulauan Riau. (investortrust.id)

Baca Juga: Sidang BDS Soreang: Total Kerugian Negara Rp128 Miliar, Bupati Bandung Mengaku Tidak Tahu, Hingga Adanya Peritiwa Perampasan HP Wartawan

Saat menjalani fit and proper test di DPR, ia mengusung doktrin “Polisi Bersama Masyarakat”. Komjen Suyudi berkomitmen menuntaskan kejahatan jalanan (premanisme), judi online, melakukan bersih-bersih internal, serta memastikan masyarakat tidak perlu memviralkan laporan agar ditangani oleh aparat. (Kompas.id)

Publik kini menunggu pelantikan resmi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri ke-26 di Istana Negara. Selamat bertugas Jenderal, Jayalah Indonesia Dan Jayalah POLRI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *