Foto: detik.com
(TUBERKIT) Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 tenggelam di perairan Masalembu, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026) dini hari dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin.
Baca Juga: Pengaruh Asap Serta Limbah Rokok Bagi Alam Dan Lingkungan
Kapal yang membawa 243 penumpang itu pun sempat melaporkan jika sedang menghadapi cuaca buruk sebelum hilang kontak. Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto menyebut kapal mengalami kondisi listing dan kehilangan kontak (lost contact) pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 LT (Local Time) atau Waktu Setempat. (detikNews)
Dikutip dari situs resmi Kemenhub, data manifes menunjukan KMP Virgo Transport 8 membawa total 243 orang. Mereka terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal juga mengangkut 89 unit kendaraan.
Upaya pencarian dan pertolongan skala besar langsung dikerahkan oleh tim SAR gabungan dari Basarnas, dan TNI AL, Senin (14/9/2026). Terdapat pula kapal-kapal niaga di sekitar lokasi untuk menyelamatkan para penumpang yang menjadi korban kecelakaan laut ini. (detikNews)
Baca Juga: Suahasil Nazara Menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa Sebagai Menteri Keuangan
Sebanyak 114 orang telah ditemukan, dari jumlah tersebut 108 orang selamat dan enam lainnya meninggal dunia. Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan 114 orang tersebut telah dievakuasi menggunakan sejumlah kapal. (detikNews)
Dari pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, diketahui para korban selamat berhasil dievakuasi dengan kondisi yang berbeda-beda. Dari 114 korban tersebut, sebanyak enam di antaranya dinyatakan meninggal dunia. (detikKalimantan)
Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwaghandy memastikan para korban akan mendapatkan penanganan medis baik itu saat tiba di pelabuhan Trisakti Banjarmasin ataupun jika membutuhkan penanganan lanjutan. Enam rumah sakit di Banjarmasin pun disiagakan untuk merawat dan mengidentifikasi para korban, diantaranya RSUD Ulin Banjarmasin, RS TPT Banjarmasin, RS Ansari Saleh, RS Sultan Suriansyah, RS Bhayangkara dan RS Islam. (detik.com)
Baca Juga: Kabar Kepolisian (Polri) Dalam Sepekan
“Korban selamat itu ada yang membutuhkan perawatan dikirim ke RS, korban selamat yang kondisinya baik diserahkan ke operator pelayaran untuk dikembalikan ke rumahnya masing-masing,” kata Dudy. (detik.com)
Hingga kini, 129 korban hilang masih belum ditemukan. Proses pencarian pun akan terus dilakukan dengan memperkuat akses laut dan udara. Pencarian para korban melibatkan 22 armada terdiri dari lima sektor udara dan 17 sektor laut. (detik.com)
