Saya harap kamu tidak menjalani kehidupan ganda, berpura-pura menjadi jahat dan baik sepanjang waktu. Itu akan menjadi kemunafikan. - Oscar Wilde
(TUBERKIT) Rocky Gerung menjadi salah satu dari sejumlah tokoh yang dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Acara pelantikan yang diawali dengan menyanyikan ‘Indonesia Raya’ itu, dilaksanakan di Istana Kepresidenan, Jumat (2/10/2026).
Presiden Prabowo Subianto mengangkat Praktikno sebagai Ketua Watimpres, dan Hatta Rajasa sebagai Wakil Ketua Watimpres. Lalu eetelah keduanya menandatangani berita acara pelantikan, anggota Wantimpres lainnya dipanggil satu per satu untuk penandatanganan.
Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 107/P 2026 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti.
Ketika ditanya apakah akan dilantik, Rocky mengatakan, kehadiran dirinya di Istana Negara, Jakarta dalam acara “radical break”. (Kompas.com)
“Ini gue lagi acara radical break,” kata Rocky.
Meski demikian, Rocky tak mengungkapkan secara detail radical break tersebut.
Profil Rocky Gerung (kompas.com)
Dilansir dari Tribunnews.com, Rocky 20 Januari 1959 di Manado, Sulawesi Utara, Indonesia. Rocky adalah lulusan dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia (UI), dengan jurusan Ilmu Filsafat pada tahun 1986.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, Rocky Gerung menjadi dosen tidak tetap di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Selama 15 tahun, ia mengajar di UI dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu filsafat di kampus tersebut.
Beberapa kontribusi pentingnya adalah perumusan 7 hingga 9 mata kuliah baru dan mengajar mata kuliah tersebut di UI.
Baca Juga: Prabowo Membahas Komposisi Biaya Haji Dan Nilai Manfaat Sebesar 52:48 Agar Tidak Memberatkan Jamaah
Selain menjadi dosen, Rocky Gerung juga aktif sebagai peneliti di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D) serta pendiri dan anggota SETARA Institute sejak tahun 2007. Selain itu Rocky dikenal sebagai pengamat politik, Rocky Gerung sering membuat komentar kontroversial yang menarik perhatian publik. (Kompas.com)
