September 19, 2026
sumedagg

(TUBERKIT) Berdasarkan data dan koordinasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang, sebanyak 220 unit becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) telah dialokasikan dan dibagikan di wilayah Kabupaten Sumedang.

Baca Juga: Melalui Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, Yayasan GSN Membagikan 220 Unit Becak Listrik Untuk Pengemudi Becak Lansia Di Kab. Sumedang

Kehadiran becak listrik menjadi angin segar bagi para penarik becak konvensional yang memasuki usia senja. Di balik tampilan becak baru yang menggunakan energi listrik, antusias yang luar biasa terlihat dari raut wajah para penerima bantuan becak listrik.

Tak hanya sekedar antusias, para penerima bantuan pun menaruh harapan agar Masyarakat lokal Sumedang mulai berminat dan tertarik untuk menggunakan becak sebagai transportasi umum, khususnya di dalam kota dan menjadi penunjang juga di bidang pariwisata.

Adanya Isu Becak Listrik Diperjualbelikan Secara Online

Becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) dilarang keras untuk diperjualbelikan.

Berikut Fakta Terkait Isu Penjualan Becak Listrik

  • Sempat viral di media sosial sebuah penawaran penjualan unit becak listrik bantuan secara online seharga Rp 8 juta di Kota Cirebon;
  • Postingan tersebut akhirnya dihapus setelah menuai banyak sorotan dan kecaman public;
  • Kepala daerah dan pihak berwenang menegaskan bahwa bantuan tersebut diperuntukkan khusus bagi pengemudi becak lansia (usia 55 tahun ke atas) untuk mencari nafkah, bukan untuk dipindahtangankan atau dijual;
  • Bantuan becak listrik buatan PT Pindad ini bernilai sekitar Rp22 juta per unit dan dibagikan secara gratis guna meringankan beban ekonomi warga prasejahtera.

Baca Juga: KARHUTLA Di Kabupaten Sumedang, Menjadi Daerah Dengan Jumlah Kejadian Kebakaran Terbanyak Di Provinsi Jawa Barat

Perawatan Atau Bengkel Untuk Becak Listrik

Untuk wadah dan mekanisme untuk servis serta perawatan becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Sumedang telah disiapkan melalui sinergi antara Yayasan GSN, PT Pindad, PT Viar, dan Pemerintah Kabupaten Sumedang. (Pemerintah Kabupaten Sumedang. sumedangkab.go.id)

Jika ada unit becak listrik di Sumedang yang mengalami kerusakan teknis atau membutuhkan servis berkala, pengemudi dapat membawanya langsung ke bengkel resmi Viar yang ada di wilayah kabupaten/kota setempat. Hal tersebut dikarenakan Yayasan GSN telah menyepakati Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pindad (selaku produsen becak listrik) dan PT Viar.

Harapan Pemerintah Dan Bupati Kabupaten Sumedang

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan beberapa harapan besar terkait pembagian 220 unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto bagi para pengemudi becak di wilayahnya, diantaranya:

Baca Juga: Duduk Perkara Isu Liar Rumah Dinas Wabup Sumedang dan Respons Para Pihak

  • Bupati berharap kehadiran becak listrik ini dapat mempermudah para abang becak lansia dalam mencari nafkah. Dengan teknologi elektrik dari PT Pindad, para pengemudi tidak perlu lagi menguras tenaga fisik secara berat di usia senja. Mereka cukup menggas kendaraan, sehingga operasional menjadi lebih ringan, efisien, dan diharapkan mampu mendongkrak pendapatan keluarga;
  • Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap armada becak listrik ini tidak sekadar menjadi bantuan sosial, melainkan berpotensi diintegrasikan ke dalam ekosistem transportasi publik lokal. Bupati Dony menyebutkan bahwa moda ini bisa menjadi penopang dan alternatif angkutan umum untuk mendukung program “Rabu dan Jumat Ngangkot” demi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi;
  • Bupati memiliki keinginan agar becak listrik modern ini menjadi ikon baru yang mencerminkan keramahan budaya Sumedang. Untuk itu, pihak pemkab akan menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) khusus agar para pengemudi memberikan pelayanan terbaik.

Baca Juga: Tentang Tugas, Program Kerja, Struktur Bakesbangpol Dan Kasus Penyalahgunaan Anggaran Lewat Aliran Dana SPJ Fiktif  di Lingkungan Bakesbangpol Sumedang

“Becaknya bagus, pelayanannya pun harus ramah, sopan, someah kepada penumpang. Budi teu meuli, basa teu menta (ramah tidak perlu membeli, bahasa tidak perlu meminta), sehingga disukai penumpang,” ujar Bupati Dony. (sumedangkab.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *