September 19, 2026
wakil-presiden-wapres-gibran-rakabuming-menerima-audiensi-lima-tim-mahasiswa-dan-dosen-institut-teknologi-bandung-itb-di-istan-1789008155614_169

wakil-presiden-Wapres Gibran Rakabuming Menerima Audiensi Lima Tim Mahasiswa Dan Dosen ITB di Istana Wapres

(TUBERKIT) Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima audiensi lima tim mahasiswa serta dosen dari Institut Teknologi Bandung (ITB) di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Rabu, 9 September 2026.

Baca Juga: Dengan Tema Acara Peresmian BYD “Building Indonesia, Driving the Future”. BYD Berkomitmen Dalam Membangun Ekosistem Industri Kendaraan Listrik Nasional Dan Mengantar Indonesia Menuju Masa Depan Mobilitas Yang Berkelanjutan Dan Berdaulat

Dalam pertemuan ini, Wapres mengapresiasi tinggi berbagai inovasi teknologi yang dipaparkan dan mendorong agar hasil riset tersebut tidak berhenti di laboratorium, melainkan dihilirisasi melalui kolaborasi dengan dunia industri agar berdampak luas bagi masyarakat.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Dosen Teknik Fisika Fakultas Teknologi Industri ITB, Augie Widyotriatmo, yang mendampingi para mahasiswa menunjukkan karya mereka di bidang energi, industri, lingkungan, hingga mitigasi bencana.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian khusus Wapres adalah Eaglesense, sebuah teknologi yang berpotensi dikembangkan sebagai instrumen pemantauan lingkungan, termasuk untuk mendeteksi perubahan kualitas udara akibat paparan asap yang dapat menjadi indikasi awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Perwakilan Tim Eaglesense, Jhon Chritabel Fausta Silalahi, memaparkan bahwa inovasinya mengintegrasikan drone dan kitbox sensor yang dilengkapi sejumlah perangkat untuk mengukur kualitas udara. Data yang diperoleh kemudian diproses dan dikirimkan secara langsung ke sistem basis data untuk ditampilkan melalui dasbor pemantauan.

Baca Juga: Lewat Program PTSL, Wakil Bupati Dan Kepala Kantor Pertanahan Sumedang Menyerahkan 100 Sertifikat Di Desa Sekarwangi, Buahdua.

“Di dalam kitbox sensor tersebut memiliki beberapa sensor, yaitu total ada 5, yang akan mengukur kualitas udara. Kemudian dari hasil tersebut akan diproses oleh Raspi, kemudian Raspi akan mengirimkan dalam bentuk format data, dikirimkan melalui 4G ke database, dan database akan ditampilkan melalui dashboard,” terangnya.

Pemanfaatan drone memungkinkan pengumpulan data kualitas udara dilakukan pada area yang lebih luas dan sulit dijangkau, sementara sistem sensor dan dasbor memberikan gambaran kondisi kualitas udara secara lebih cepat. Pengembangan lebih lanjut terhadap teknologi ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan pemantauan lingkungan serta mendukung upaya deteksi dini potensi kebakaran hutan dan lahan.

Selain Eaglesense, empat tim lainnya juga turut mempresentasikan inovasi yang dikembangkan dari berbagai bidang keilmuan. Intv-ML memanfaatkan machine learning untuk menentukan sumur minyak yang optimal untuk dilakukan well intervention. Sementara itu, Concorde Systems mengembangkan sistem manajemen terkomputerisasi untuk pemeliharaan aset dan peralatan berat.

Berikut adalah ringkasan 5 inovasi teknologi yang dipresentasikan mahasiswa ITB di hadapan Wapres:

Baca Juga: Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP Nasional, Secara Spesifik Mengatur Tentang Unjuk Rasa

  • EAGLESENSE: Inovasi sistem pemantau kualitas udara yang mengintegrasikan teknologi drone dengan perangkat sensor secara real-time. Teknologi ini mendapatkan perhatian khusus dari Wapres karena potensinya yang besar untuk mendeteksi dini paparan asap serta titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla);
  • Startup Kilatsoon/SIGAP: Pengembangan kendaraan darat tanpa awak (unmanned ground vehicle) yang dirancang sebagai platform modular. Alat ini memiliki berbagai fungsi operasional seperti modul pemotong rumput, electric tiller, hingga sensor NPK untuk perawatan area hijau;
  • Intv-ML: Pemanfaatan teknologi machine learning (kecerdasan buatan) yang difungsikan untuk menganalisis dan menentukan sumur minyak bumi paling optimal untuk dilakukan proses well intervention;
  • Concorde Systems: Sistem manajemen berbasis komputer (computerized system) yang dirancang khusus untuk mengoptimalkan perawatan aset industri dan alat-alat berat;
  • Noah AI: Program berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk memprediksi pemodelan cuaca serta melakukan mitigasi dini terhadap bencana banjir.

Baca Juga: Menantikan Kabar Lima Jurnalis Yang Hilang Di Selat Sunda

Wapres Gibran menyatakan komitmennya untuk membantu membuka akses penghubung ke sektor industri terkait agar seluruh alat dan sistem yang telah diciptakan dapat segera disempurnakan dan digunakan secara komersial maupun publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *