September 19, 2026
Kabar Kepolisian (Polri) Dalam Sepekan

(TUBERKIT) Berikut adalah agenda dan berita dalam sepekan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), yang terangkum Kedalam point-point di bawah

Baca Juga: Jaksa Dalam Sepekan

  • Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian untuk bersiaga penuh mengantisipasi potensi unjuk rasa besar-besaran “Black September” yang diprediksi memuncak pada 24 September 2026. Aksi ini bertepatan dengan Hari Tani Nasional dan peringatan Semanggi II. Polri menyiagakan Operasi Aman Nusa I untuk memitigasi potensi konflik sosial dan mencegah eskalasi kekerasan. (indoposco.id)

Komjen Pol Dedi Prasetyo secara terbuka mengadakan kunjungan kampus dan mengajak civitas akademika untuk terus memberikan kritik solutif serta masukan demi perbaikan kinerja institusi Polri ke depan.

  • Polri memperkuat komitmen penegakan hukum transnasional bersama Kepolisian Kerajaan Malaysia (PDRM) dengan kesepakatan pencabutan paspor bandar narkoba jaringan internasional demi mempermudah proses deportasi dan hukum. (SINDOnews.com)

Baca Juga: Kepolisian Dan Kejaksaan, Dua Pilar Satu Gawang

  • Polri bersikap tegas dengan menetapkan 138 tersangka kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Indonesia. Mayoritas tersangka kedapatan sengaja membakar lahan untuk pembukaan area baru. Untuk memperkuat penanganan, Polri menerjunkan 322 personel Satgas Edukasi Karhutla gelombang kedua ke enam Polda yang terdampak paling parah untuk membangun kesadaran masyarakat secara langsung. (POLRI TV)
  • Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan prostitusi online berbasis live streaming di platform TikTok dan Tevi, serta menangkap 6 pelaku utama.
  • Kepolisian memeriksa 6 saksi intensif terkait temuan dan peredaran uang palsu senilai 340 ribu Dolar Singapura.
  • Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajaran Polda hingga Polsek untuk siaga penuh menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
  • Polri bersinergi dengan Basarnas mengerahkan personel penuh untuk memaksimalkan pencarian 5 jurnalis yang dilaporkan hilang di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau saat sedang bertugas.
  • Kapolri melakukan penyegaran organisasi besar-besaran dengan memutasi puluhan perwira tinggi (Pati). Di antaranya terdapat 11 Irjen Pol dan 27 Brigjen Pol yang bergeser posisi per akhir Agustus hingga awal September ini, termasuk pengisian sejumlah posisi strategis di Bareskrim Polri. (SINDOnews.com)
  • Hari Jadi Polwan ke-78: Berbagai Polda di Indonesia, seperti Polda DIY dan Papua Barat, menggelar rangkaian agenda mulai dari edukasi Polwan Goes to School (terkait bullying dan kekerasan seksual anak), seminar mental health, hingga agenda lari bersama masyarakat (Polwan Pabar Run).

Baca Juga: Justice Collaborator, Kerjasama Antara Pelaku Kejahatan Dengan Penyidik Dalam Upaya Membongkar Dan Mengungkap Sebuah Kejahatan

  • Polres Lampung Timur kini dipimpin oleh Kapolres AKBP Yuliansyah. Pada 9 September 2026, Polres Lampung Timur menggelar upacara peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Lapangan Satya Haprabu. Upacara ini dipimpin oleh Wakapolres Kompol Mariyadi dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama (PJU) serta jajaran ASN guna menguatkan budaya olahraga dan soliditas personel. (inilampung.com)
  • Tim Reskrim Polres Sumedang bersama Polda Jabar mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan bermodus pura-pura menjadi petugas atau wartawan. Satuan Reserse Narkoba Polres Sumedang mengungkap 12 kasus tindak pidana narkoba sepanjang bulan Agustus 2026 dengan mengamankan belasan tersangka.

Baca Juga: Penanganan Kasus KPR Fiktif Hingga Ratusan Milyar Oleh Kejaksaan Negeri Karawang

  • Satresnarkoba Polres Cimahi berhasil membongkar laboratorium gelap (clandestine lab) sekaligus gudang produksi tembakau sintetis skala besar di Perumahan Pangauban Silih Asih, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Operasi penggerebekan yang dipimpin oleh Kapolres Cimahi AKBP Moh. Faruk Rozi ini berhasil mengamankan barang bukti tembakau sintetis (sinte) siap edar seberat 150,8 kilogram dengan estimasi nilai ekonomi mencapai Rp15 miliar. Pengungkapan laboratorium rumahan ini diklaim berhasil menyelamatkan sekitar 627 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *